<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-6976025335466392949</id><updated>2012-02-15T23:51:55.798-08:00</updated><title type='text'>specs</title><subtitle type='html'></subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://halimputra.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6976025335466392949/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://halimputra.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>bola</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08992114024237970905</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='18' src='http://bp3.blogger.com/_Hdn8Z-XvgOk/R7Os16nfn2I/AAAAAAAAAAk/Kp8YPog672U/S220/skuadsenior.gif'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>8</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6976025335466392949.post-1446515707050633842</id><published>2009-02-28T04:30:00.000-08:00</published><updated>2009-02-28T04:36:15.757-08:00</updated><title type='text'>MEMBANGUN WEB SERVER DI FREEBSD</title><content type='html'>Tentu saja kata web server tidak asing lagi di sebagian besar telinga kita, yaitu sebuah tempat untuk mempublikasikan informasi apa pun kepada publik melalui internet atau intranet tentang apa saja, baik oleh individu, kelompok, lembaga pemerintahan, perusahaan, dan lain-lain. Web server umumnya tidak berdiri sendiri, namun ada aplikasi yang mendukungnya, semacam PHP, OpenSSL, dan lain sebagainya. Salah satu aplikasi yang sudah sangat populer adalah Apache HTTP Server. Aplikasi ini mulai dirilis ke publik sejak tahun 1995. Web server yang menggunakan aplikasi Apache di seluruh dunia saat ini berdasarkan survei Netcraft Web Server Survey pada November 2006 saja sudah lebih dari 60% dari total 101,435,253 situs.&lt;br /&gt;Proyek Apache HTTP Server ini merupakan proyek open-source yang dikembangkan oleh Apache Software Foundation. Lembaga ini bertujuan mengembangkan Apache sebagai aplikasi web server modern yang bisa dipergunakan di multi platform OS, khususnya Unix dan Windows.&lt;br /&gt;Saya tidak akan membahas sejarah perkembangan Apache ini secara rinci. Untuk mengetahui lebih lengkap perkembangannya silakan kunjungi About the Apache HTTP Server Project.&lt;br /&gt;Dalam artikel ini, saya tidak hanya membahas Apache secara khusus saja, namun juga beberapa aplikasi yang umum dipergunakan bersama aplikasi ini, seperti OpenSSL, MySQL, dan PHP.&lt;br /&gt;1. Download&lt;br /&gt;Aplikasi yang dipergunakan dalam artikel ini adalah Apache versi 2.2.3, MySQL versi 5.0.22, OpenSSL versi 0.9.8d, dan PHP versi 5.2.0.&lt;br /&gt;Dari semua aplikasi di atas, hanya Apache dan PHP yang akan diinstall secara manual, sedang MySQL dan OpenSSL diinstall via ports. Jadi yang akan didownload secara manual hanya Apache dan PHP.&lt;br /&gt;Apache versi terakhir dapat didownload di http://apache.the.net.id/httpd/httpd-2.2.3.tar.bz2. Versi terakhir Apache saat artikel ini ditulis adalah versi 2.2.3. Dan versi PHP terakhir saat ini adalah versi 5.2.0. PHP dapat didownload di http://id2.php.net/get/php-5.2.0.tar.bz2/from/a/mirror.&lt;br /&gt;2. Instalasi&lt;br /&gt;2.1. Install MySQL&lt;br /&gt;Sebelum menginstall Apache dan PHP, yang harus diinstall terlebih dahulu adalah MySQL dan OpenSSL. Untuk menginstalasi kedua aplikasi ini di FreeBSD cukup mudah melalui ports.&lt;br /&gt;$ cd /usr/ports/database/mysql51-server$ sudo make install$ sudo portupgrade -rR mysql51-server&lt;br /&gt;Command terakhir adalah untuk mengupgrade versi MySQL ke versi terbaru.&lt;br /&gt;Untuk mengaktifkan MySQL saat booting, buka file /etc/rc.conf dan tambahkan baris:&lt;br /&gt;mysql_enable = “YES”&lt;br /&gt;Copykan file konfigurasi MySQL:&lt;br /&gt;$ sudo cp /usr/local/share/mysql/my-medium.cnf /var/db/mysql/my.cnf$ sudo chgrp mysql /var/db/mysql/my.cnf&lt;br /&gt;Kemudian jalankan command berikut untuk mengaktifkan daemon MySQL.&lt;br /&gt;$ sudo /usr/local/etc/rc.d/mysql-server start&lt;br /&gt;Bila berhasil, seharusnya Anda akan melihat baris berikut saat menjalankan command ps ax grep mysql:&lt;br /&gt;678 p0- I 0:00.01 /bin/sh /usr/local/bin/mysqld_safe –defaults-extra-file=/var/db/mysql/my.cnf –user=mysql –datadir=/var/db/mysql701 p0- S 383:04.45 /usr/local/libexec/mysqld –defaults-extra-file=/var/db/mysql/my.cnf –basedir=/usr/local –datadir=/var/db/mysql&lt;br /&gt;Selanjutnya buat password untuk MySQL root user:&lt;br /&gt;$ sudo mysqladmin -u root password ‘password-root-mysql’&lt;br /&gt;Coba masuk ke MySQL console dengan password root tersebut.&lt;br /&gt;$ mysql -u root -pEnter password:Welcome to the MySQL monitor. Commands end with ; or \g.Your MySQL connection id is 603704 to server version: 5.0.22&lt;br /&gt;Type ‘help;’ or ‘\h’ for help. Type ‘\c’ to clear the buffer.&lt;br /&gt;mysql&gt; \qBye&lt;br /&gt;2.2. Install OpenSSL&lt;br /&gt;Langkah selanjutnya adalah menginstalasi OpenSSL, cara menginstalasi OpenSSL dalam hal ini menggunakan ports juga.&lt;br /&gt;$ cd /usr/ports/security/openssl$ sudo make install clean&lt;br /&gt;Buat direktori untuk menempatkan certificate SSL:&lt;br /&gt;$ sudo mkdir -p /usr/local/openssl/{certs,private}&lt;br /&gt;Kemudian generate private key 1024-bit:&lt;br /&gt;$ cd /usr/local/openssl$ sudo /usr/local/bin/openssl genrsa -out private/namadomain.com.key 1024&lt;br /&gt;Ubah permission untuk direktori private menjadi:&lt;br /&gt;$ sudo chown -R root:wheel private$ sudo chmod -R 600 private$ sudo chmod u+X private&lt;br /&gt;Generate Certificate Signing Request (CSR) File:&lt;br /&gt;$ /usr/local/bin/openssl req -new -key private/namadomain.com.key -out certs/namadomain.com.csr&lt;br /&gt;Country Name (2 letter code) [GB]: IDState or Province Name (full name) [Some-State]: PropinsiLocality Name (eg, city) []: KotaOrganization Name (eg, company) [Internet Widgits Pty Ltd]: PT. Nama UsahaOrganizational Unit Name (eg, section) []: Bidang Usaha PerusahaanCommon Name (eg, your name or your server’s hostname) []: namadomain.comEmail Address []: postmaster@namadomain.com&lt;br /&gt;Please enter the following ‘extra’ attributesto be sent with your certificate requestA challenge password []: masukkanpasswordAn optional company name []:&lt;br /&gt;Kemudian buat Certificate Signed (CRT) file:&lt;br /&gt;$ sudo /usr/local/bin/openssl x509 -req -days 365 -in certs/namadomain.com.csr -out certs/namadomain.com.crt -signkey private/namadomain.com.key&lt;br /&gt;Certificate yang dibuat itu nantinya akan digunakan bila webserver support SSL.&lt;br /&gt;2.3. Install Apache&lt;br /&gt;Saya asumsikan, source Apache hasil download Anda disimpan di /home/users.&lt;br /&gt;$ cd /home/users$ tar -jxvf httpd-2.2.3.tar.bz2$ cd httpd-2.2.3$ ./configure \–prefix=/usr/local/apache2 \–enable-rewrite \–enable-dav \–enable-ssl \–with-ssl=/usr/local \–enable-vhost-alias \–with-included-apr$ make$ sudo make install&lt;br /&gt;Keterangan dari masing-masing opsi di atas adalah:&lt;br /&gt;–prefix=[DIR]: Menginstall aplikasi ke target direktori yang ditentukan.–enable-rewrite: Mengaktifkan rule based URL manipulation melalui module mod_rewrite.–enable-dav: Mengaktifkan protocol WebDAV melalui module mod_dav. Dengan protocol WebDAV ini memungkinkan membuat, memindah, menyalin, dan menghapus resource pada sebuah web server.–enable-ssl: Mengaktifkan module SSL/TLS.–with-ssl=[DIR]: Di mana library SSL/TLS diinstall.–enable-vhost-alias: Support dengan banyak virtual host.–with-included-apr: Install apr. APR atau Apache Portable Runtime pada Apache 2.2.x versi merupakan source yang sudah menyatu dengan Apache Source.&lt;br /&gt;2.4. Install PHP&lt;br /&gt;Sebelum Anda menginstalasi PHP, saya sarankan untuk menginstall aplikasi-aplikasi via ports yang diperlukan (recommended) PHP saat instalasinya. Aplikasi-aplikasi tersebut adalah:&lt;br /&gt;- mcrypt (/usr/ports/security/mcrypt) dan libmcrypt (/usr/ports/security/libmcrypt)- db4 (/usr/ports/databases/db4) dan gdbm (/usr/ports/databases/gdbm)- gd (/usr/ports/graphics/gd)- libxml2 (/usr/ports/textproc/libxml2)&lt;br /&gt;Saya asumsikan pula, source PHP yang Anda download disimpan di /home/users.&lt;br /&gt;$ cd /home/users$ tar -jxvf php-5.2.0.tar.bz2$ cd php-5.2.0$ ./configure \–with-apxs2=/usr/local/apache2/bin/apxs \–with-mysql=/usr/local \–with-openssl=/usr/local \–with-config-file-path=/usr/local/apache2/conf \–with-png-dir=/usr/local/lib \–with-gettext=/usr/local/lib \–with-gd \–with-zlib \–with-xml \–with-mcrypt=/usr/local/lib \–enable-mbstring=all \–disable-short-tags$ make$ make install&lt;br /&gt;Keterangan dari masing-masing opsi di atas adalah:&lt;br /&gt;–with-apxs2[=FILE]: Menyertakan shared Apache 2.0 Handler module.–with-mysql[=DIR]: Menyertakan dukungan MySQL. DIR adalah di mana binary MySQL diinstall.–with-openssl[=DIR]: Menyertakan dukungan OpenSSL.–with-config-file-path=PATH: Di mana file php.ini akan diletakkan.–with-png-dir[=DIR]: Menyertakan dukungan format file PNG.–with-gettext[=DIR]: Menyertakan dukungan GNU gettext.–with-gd[=DIR]: Menyertakan dukungan GD.–with-zlib[=DIR]: Menyertakan dukungan zlib.–with-libxml-dir[=DIR]: Menyertakan dukungan XML.–with-mcrypt[=DIR]: Menyertakan dukungan mcrypt atau Multi-cipher cryptographic library.–enable-mbstring: Mengaktifkan dukungan multibyte string.–disable-short-tags: Nonaktifkan penggunaan tag pendek Edit file /usr/local/apache2/conf/php.ini dan sesuaikan dengan kebutuhan Anda. Pada dasarnya default file konfigurasi ini sudah cukup baik.&lt;br /&gt;Karena PHP diinstall sebagai module pada Apache, kita perlu mengubah kepemilikan direktori PHP yang hanya akan mengijinkan akses kepada user root dan www saja.&lt;br /&gt;$ sudo chown -R root:www /usr/local/lib/php$ sudo chmod -R g-w,o-rwx /usr/local/lib/php&lt;br /&gt;Edit file /usr/local/apache2/conf/httpd.conf dan ubah baris-baris berikut menjadi:&lt;br /&gt;User wwwGroup www&lt;br /&gt;ServerAdmin hostmaster@namadomain.comServerName www.namadomain.com:80DirectoryIndex index.html index.php&lt;br /&gt;TypesConfig conf/mime.typesAddType application/x-compress .ZAddType application/x-gzip .gz .tgzAddType application/x-httpd-php .phpAddHandler cgi-script .cgi&lt;br /&gt;Aktifkan juga baris-baris berikut dengan menghilangkan tanda # di awal barisnya:&lt;br /&gt;Include conf/extra/httpd-autoindex.confInclude conf/extra/httpd-userdir.confInclude conf/extra/httpd-vhosts.confInclude conf/extra/httpd-dav.confInclude conf/extra/httpd-default.confInclude conf/extra/httpd-ssl.conf&lt;br /&gt;Selanjutnya ubah permission direktori Apache:&lt;br /&gt;$ cd /usr/local&lt;br /&gt;Ubah kepemilikan direktori apache2 ke user root:wheel&lt;br /&gt;$ sudo chown -R root:wheel apache2&lt;br /&gt;Ubah permission pada direktori apache2. Karena direktori ini kepemilikannya oleh root:wheel dan supaya bisa diakses oleh group www, kita ijinkan group www ini membaca dan mengeksekusi file-file di bawahnya.&lt;br /&gt;$ sudo chmod 755 apache2&lt;br /&gt;Selanjutnya pada direktori apache2 ini hanya akan mengijinkan user root saja untuk dapat membaca dan menulisinya dengan mengubah permission menjadi:&lt;br /&gt;$ sudo chmod -R 600 apache2/*&lt;br /&gt;Hanya user root saja yang dapat mengakses seluruh direktori yang berada di bawah direktori apache2:&lt;br /&gt;$ sudo chmod -R u+X apache2$ cd apache2&lt;br /&gt;Ubah kepemilikan direktori binary Apache ke user root:&lt;br /&gt;$ sudo chmod -R u+x bin&lt;br /&gt;Direktori cgi-bin juga berisi file-file binari. Hanya mengijinkan user root dan group www saja yang bisa mengaksesnya.&lt;br /&gt;$ sudo chgrp -R www cgi-bin$ sudo chmod -R u+x,g+x cgi-bin&lt;br /&gt;Web server akan membaca direktori icons, maka ubah pula kepemilikannya agar bisa dibaca oleh group www.&lt;br /&gt;$ sudo chgrp -R www icons$ sudo chmod -R g+rX icons&lt;br /&gt;Ubah juga permission direktori logs:&lt;br /&gt;$ sudo chgrp -R www logs$ sudo chmod g+wX logs&lt;br /&gt;Terakhir ubah kepemilikan direktori htdocs agar bisa dibaca oleh publik. Direktori ini nanti merupakan tempat menyimpan file-file web yang akan ditampilkan pada browser. Akses penulisan ke direktori ini hanya dibatasi kepada user root saja.&lt;br /&gt;$ sudo chgrp -R www htdocs$ sudo chmod -R g+rX htdocs&lt;br /&gt;Karena menginstall Apache dari source file. Kita harus membuat sendiri startup script-nya agar dapat dieksekusi oleh server pada saat booting. Start up script diletakkan di direktori /usr/local/etc/rc.d. Startup script dapat didownload di sini: Apache-2 FreeBSD Startup Script &lt;br /&gt;Kemudian tambahkan dua baris berikut pada file /etc/rc.conf:&lt;br /&gt;apache2_enable=”YES”apache2_flags=”-DSSL”&lt;br /&gt;Ubah permission file start up script menjadi:&lt;br /&gt;$ sudo chmod 555 /usr/local/etc/rc.d/apache.sh&lt;br /&gt;Jalankan file tersebut untuk mengaktifkan daemon httpd:&lt;br /&gt;$ sudo /usr/local/etc/rc.d/apache.sh start&lt;br /&gt;Periksa apakah daemon httpd sudah aktif dengan command ps ax:&lt;br /&gt;$ ps ax grep httpd&lt;br /&gt;33549 ?? Ss 0:12.88 /usr/local/apache2/bin/httpd -DSSL33550 ?? I 0:00.43 /usr/local/apache2/bin/httpd -DSSL33551 ?? I 0:00.40 /usr/local/apache2/bin/httpd -DSSL33552 ?? I 0:00.32 /usr/local/apache2/bin/httpd -DSSL&lt;br /&gt;Bila output di console Anda sudah seperti di atas, selamat! Anda sudah berhasil menginstall web server pada server Anda.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6976025335466392949-1446515707050633842?l=halimputra.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://halimputra.blogspot.com/feeds/1446515707050633842/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6976025335466392949&amp;postID=1446515707050633842' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6976025335466392949/posts/default/1446515707050633842'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6976025335466392949/posts/default/1446515707050633842'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://halimputra.blogspot.com/2009/02/membangun-web-server-di-freebsd.html' title='MEMBANGUN WEB SERVER DI FREEBSD'/><author><name>bola</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08992114024237970905</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='18' src='http://bp3.blogger.com/_Hdn8Z-XvgOk/R7Os16nfn2I/AAAAAAAAAAk/Kp8YPog672U/S220/skuadsenior.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6976025335466392949.post-5077571112834390769</id><published>2008-12-20T05:52:00.000-08:00</published><updated>2008-12-20T05:56:37.738-08:00</updated><title type='text'>Sistem operasi jaringan</title><content type='html'>Sistem operasi jaringan (Inggris: network operating system) adalah sebuah jenis sistem operasi yang ditujukan untuk menangani jaringan. Umumnya, sistem operasi ini terdiri atas banyak layanan atau service yang ditujukan untuk melayani pengguna, seperti layanan berbagi berkas, layanan berbagi alat pencetak (printer), DNS Service, HTTP Service, dan lain sebagainya. Istilah ini populer pada akhir dekade 1980-an hingga awal dekade 1990-an.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa sistem operasi jaringan yang umum dijumpai adalah sebagai berikut:&lt;br /&gt;Microsoft MS-NET&lt;br /&gt;Microsoft LAN Manager&lt;br /&gt;Novell NetWare&lt;br /&gt;Microsoft Windows NT Server&lt;br /&gt;GNU/Linux&lt;br /&gt;Banyan VINES&lt;br /&gt;Beberapa varian UNIX, seperti SCO OpenServer, Novell UnixWare, atau Solaris&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6976025335466392949-5077571112834390769?l=halimputra.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://halimputra.blogspot.com/feeds/5077571112834390769/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6976025335466392949&amp;postID=5077571112834390769' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6976025335466392949/posts/default/5077571112834390769'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6976025335466392949/posts/default/5077571112834390769'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://halimputra.blogspot.com/2008/12/sistem-operasi-jaringan.html' title='Sistem operasi jaringan'/><author><name>bola</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08992114024237970905</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='18' src='http://bp3.blogger.com/_Hdn8Z-XvgOk/R7Os16nfn2I/AAAAAAAAAAk/Kp8YPog672U/S220/skuadsenior.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6976025335466392949.post-4490944864385175565</id><published>2008-11-29T22:22:00.001-08:00</published><updated>2008-11-29T22:22:39.784-08:00</updated><title type='text'>Menginstalasi dan Mengkonfigurasi TCP/IP dinamis pada workstation yang terhubung pada jaringan</title><content type='html'>Komputer-komputer dengan sistem operasi Microsoft Windows 2003 akan berusaha untuk memperoleh konfigurasi TCP/IP dari sebuah server DHCP pada jaringan Anda berdasarkan default seperti diuraikan pada Gambar 10. Jika suatu konfigurasi TCP/IP statis baru saja diimplementasikan pada sebuah komputer, maka Anda dapat mengimplementasikan suatu konfigurasi TCP/IP dinamis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk mengimplementasikan suatu konfigurasi TCP/IP dinamis:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1.&lt;br /&gt;Klik Start&lt;br /&gt;2.&lt;br /&gt;Klik Programs&lt;br /&gt;3.&lt;br /&gt;Klik Connect To&lt;br /&gt;4.&lt;br /&gt;Klik Show All Connections&lt;br /&gt;5.&lt;br /&gt;Klik kanan Local Area Connection&lt;br /&gt;6.&lt;br /&gt;Klik Properties&lt;br /&gt;7.&lt;br /&gt;Pada tab General klik Internet Protocol (TCP/IP)&lt;br /&gt;8.&lt;br /&gt;Klik Properties. Untuk tipe-tipe koneksi yang lain, klik tab Networking&lt;br /&gt;9.&lt;br /&gt;Klik Obtain An IP Address Automatically&lt;br /&gt;10.&lt;br /&gt;Klik OK&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Konfigurasi Manual&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa server, misalnya DHCP, DNS, dan WINS, harus diberikan suatu alamat IP secara manual. Bila Anda tidak mempunyai sebuah server DHCP pada jaringan Anda, maka Anda harus mengonfigurasi komputer-komputer TCP/IP secara manual agar bisa memakai suatu alamat IP statis.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6976025335466392949-4490944864385175565?l=halimputra.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://halimputra.blogspot.com/feeds/4490944864385175565/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6976025335466392949&amp;postID=4490944864385175565' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6976025335466392949/posts/default/4490944864385175565'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6976025335466392949/posts/default/4490944864385175565'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://halimputra.blogspot.com/2008/11/menginstalasi-dan-mengkonfigurasi-tcpip.html' title='Menginstalasi dan Mengkonfigurasi TCP/IP dinamis pada workstation yang terhubung pada jaringan'/><author><name>bola</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08992114024237970905</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='18' src='http://bp3.blogger.com/_Hdn8Z-XvgOk/R7Os16nfn2I/AAAAAAAAAAk/Kp8YPog672U/S220/skuadsenior.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6976025335466392949.post-2796078045955743977</id><published>2008-11-29T22:20:00.001-08:00</published><updated>2008-11-29T22:20:40.781-08:00</updated><title type='text'>Mengkonfigurasi TCP/IP Statis pada Workstation</title><content type='html'>Mengkofigurasi TCP/IP Statis pada Workstation&lt;br /&gt;Memberikan IP Address secara statis pada suatu Komputer yang terhubung melalui kabel LAN/UTP dari sebuah routerBagaimanakah cara seting IP address secara statis pada komputer yang terhubung melalui kabel LAN?Jawabannya, berikanlah komputer sebuah IP Address statis, biarkanlah PC tersebut menggunakan IP address yang sama setiap saat. Konfigurasikan wireless computer secara otomatis untuk mendapatkan sebuah IP address yang akan membolehkan PC ini untuk mendapatkan sebuah IP address dari DHCP server. Sebagai pengganti masukkkan setingan IP secara manual, lakukan prosedur ini untuk memastikan komputer untuk mendapatkan setingan TCP/IP yang benar.Memberikan suatu komputer sebuah IP statis sangat berguna ketika:*Menseting layanan umum pada komputer anda (FTP servers, Web servers, dll.).*Komputer sangat sering diakses pada jaringan tersebut sehingga komputer tersebut mudah sekali memetakannyaUntuk memberikan IP address statis pada suatu komputer yang terhubung melalui kabel LAN, anda perlu melakukan lima tahap berikut ini:1.Hubungkan komputer tersebut satu sama lain2.Periksa bila komputer tersebut diset ke DHCP3.Periksa IP Address router4.Dapatkan DNS Servers dari Linksys Router tersebut5.Konfigurasikan IP Address secara statis pada Ethernet AdapterUntuk memulai memberikan suatu komputer sebuah IP address statis, ikutilah tahap-tahap di bawah ini.Menghubungkan Peralatan Satu Sama LainPastikan anda memiliki koneksi internet yang aktif, kemudian hubungkan modemnya ke port internet pada router dan komputer ke salah satu dari empat port Ethernet.Periksa bila komputer diset ke DHCPUntuk mengkonfigurasi komputer mendapatkan sebuah IP address secara otomatis, anda harus memeriksa TCP/IP properties dari Ethernet Adapter yang diinstal pada komputer tersebut.Periksa IP Address RouterUntuk menemukan IP address lokal router Linksys, anda harus memeriksa setingan IP komputer tersebut.Periksa DNS Server Dari Router LinksysUntuk memeriksa DNS server pada router Linksys, anda harus mengakses halaman setup berbasis web.Konfigurasi IP Address Statis pada Ethernet AdapterWindows 2000/XPTahap1:Klik Start, kemudian Control Panel.Tahap2:Ketika jendela Control Panel terbuka, double-click Network Connections.Tahap3:Klik-kanan Local Area Connection, kemudian klik Properties.Tahap4:Ketika jendela Local Area Connection Properties muncul, klik Internet Protocol (TCP/IP) kemudian Properties.Tahap5:Ganti pilihan dari Obtain an IP address automatically menjadi Use the following IP address dan isi seperti berikut ini:CATATAN: Pastikan anda mempunyai Default Gateway dan DNS servers.Pastikan IP Address yang akan anda berikan pada komputer sama 3 angka yang pertamanya seperti Default Gateway dan angka terakhir dapat diisi dengan angka antara 2 dan 99. Pada contoh ini, Default Gateway kita adalah 192.168.1.1, maka IP address-nya yang harus digunakan dimulai dengan 192.168.1. kemudian gantilah dengan angka apapun dari 2 hingga 99. Dalam contoh ini, IP address yang kita berikan adalah 192.168.1.50.CATATAN: Untuk setiap penambahan komputer yang akan diberikan sebuah IP address statis, pastikanlah komputer tersebut telah mendapatkan sebuah IP Address yang unik.*IP: “192.168.1.50”*Subnet Mask: “255.255.255.0”*Default Gateway: “192.168.1.1” (Default Gateway ini anda tulis di bawah belakangan)Ganti setingan Obtain DNS server address automatically ke Use the following DNS Server addresses pada jendela yang sama. Kemudian isilah dengan isian berikut ini:*Preferred DNS server: (ini DNS yang anda tulis di bawah belakangan)*Alternate DNS server: (ini DNS yang anda tulis di bawah belakangan, bila ada dua DNS servers)Tahap 6:Klik OK kemudian OK atau Close.Windows 98/MEMemberikan IP address statis menggunakan Windows 98 atau ME:Tahap 1:Klik Start, kemudian Settings, kemudian Control Panel.Tahap 2:Double-klik Network kemudian pilih TCP/IP untuk Ethernet adapter pada PC tersebut. Segera setelah dipilih, klik Properties.Tahap 3:Ganti opsi dari Obtain Automatically ke Specify dan masukkan seperti berikut ini:CATATAN: Pastikan bahwa anda punya Default Gateway dan DNS servers.Pastikan IP Address yang akan anda berikan pada komputer sama 3 angka yang pertamanya seperti Default Gateway dan angka terakhir dapat diisi dengan angka antara 2 dan 99. Pada contoh ini, Default Gateway kita adalah 192.168.1.1, maka IP address-nya yang harus digunakan dimulai dengan 192.168.1. kemudian gantilah dengan angka apapun dari 2 hingga 99. Dalam contoh ini, IP address yang kita berikan adalah 192.168.1.50.CATATAN: Untuk setiap penambahan komputer yang akan diberikan sebuah IP address statis, pastikanlah komputer tersebut telah mendapatkan sebuah IP Address yang unik.*IP: “192.168.1.50”*Subnet Mask: “255.255.255.0”Klik Gateway dan masukkan IP address lokal router ke dalam isian Default Gateway, lalu klik Add. Pada contoh ini kita gunakan 192.168.1.1 sebagai default gateway.NOTE: Gateway harus anda tulis dibawah belakangan.Tahap 5:Klik DNS Configuration, kemudian lanjutkan ke isian Host dan ketik tipe “computer,” lalu menuju ke isian DNS Server Search Order dan masukkan DNS Servers dari router tersebut, kemudian klik Add.CATATAN: DNS server harusnya gateway yang anda tulis terakhir.Tahap 6:Klik OK kemudian yang lainnya OK dan windows akan segera restart.Mac OSMemberikan IP address statis menggunakan Mac:Tahap 1:Klik menu Apple yang ada pada bagian sudut kanan atas layar, kemudian pilih System Preferences.CATATAN: Anda dapat menggunakan opsi lain untuk mengakses System Preferences.Tahap 2:Dibawah System Preferences klik Network.Tahap 3:Ketika layar Network tampil, lihat pada Location dan pilih Automatic kemudian dibawah Show pilih Built-in Ethernet.Tahap 4:Dibawah Configure IPv4 pilih Manually dan masukkan seperti berikut:CATATAN: Pastikan anda memiliki Default Gateway dan DNS servers.Pastikan IP Address yang akan anda berikan pada komputer sama 3 angka yang pertamanya seperti Default Gateway dan angka terakhir dapat diisi dengan angka antara 2 dan 99. Pada contoh ini, Default Gateway kita adalah 192.168.1.1, maka IP address-nya yang harus digunakan dimulai dengan 192.168.1. kemudian gantilah dengan angka apapun dari 2 hingga 99. Dalam contoh ini, IP address yang kita berikan adalah 192.168.1.50.CATATAN: Untuk setiap penambahan komputer yang akan diberikan sebuah IP address statis, pastikanlah komputer tersebut telah mendapatkan sebuah IP Address yang unik.*IP Address: “192.168.1.50”*Subnet Mask: “255.255.255.0”*Default Gateway: “192.168.1.1” (ini Default Gateway yang anda tulis di bawah belakangan)*DNS Servers: (ini DNS yang anda tulis di bawah belakangan)Tahap 5:Klik apply&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6976025335466392949-2796078045955743977?l=halimputra.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://halimputra.blogspot.com/feeds/2796078045955743977/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6976025335466392949&amp;postID=2796078045955743977' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6976025335466392949/posts/default/2796078045955743977'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6976025335466392949/posts/default/2796078045955743977'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://halimputra.blogspot.com/2008/11/mengkonfigurasi-tcpip-statis-pada.html' title='Mengkonfigurasi TCP/IP Statis pada Workstation'/><author><name>bola</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08992114024237970905</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='18' src='http://bp3.blogger.com/_Hdn8Z-XvgOk/R7Os16nfn2I/AAAAAAAAAAk/Kp8YPog672U/S220/skuadsenior.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6976025335466392949.post-5073436454573506099</id><published>2008-11-29T22:14:00.000-08:00</published><updated>2008-11-29T22:18:22.236-08:00</updated><title type='text'>Menginstalasi sumber daya berbagi pakai pada jaringan komputer</title><content type='html'>Di dalam suatu ruangan kerja, printer sangat penting untuk pedokumentasian dokumen,&lt;br /&gt;Agar printer dapat dimaksimalkan dalam suatu ruangan dengan komputer yang banyak maka printer dapat di sharing dengan komputer lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Lihat Komputer yang terpasang printer (USB Conect).&lt;br /&gt;2. Pada komputer tersebut Printer harus sudah dapat di sharing dengan komputer lain.&lt;br /&gt;3. Lihat nama net bios pada komputer tersebut dengan cara :&lt;br /&gt;4. Klik Star –) My Computer –) klik kanan –)Properties&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Maka akan keluar Menu System Properties.&lt;br /&gt;6. Klik Computer Name.&lt;br /&gt;7. Lihat Computer description (Contoh : Ully)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;8. Maka Komputer tersebut memiliki net bios (Contoh : Ully)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penyetingan untuk komputer yang akan di Sharing :&lt;br /&gt;1. Klik Windows Explorer dengan cara simpan panah mouse di start klik kanan pilih explore&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6976025335466392949-5073436454573506099?l=halimputra.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://halimputra.blogspot.com/feeds/5073436454573506099/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6976025335466392949&amp;postID=5073436454573506099' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6976025335466392949/posts/default/5073436454573506099'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6976025335466392949/posts/default/5073436454573506099'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://halimputra.blogspot.com/2008/11/menginstalasi-sumber-daya-berbagi-pakai.html' title='Menginstalasi sumber daya berbagi pakai pada jaringan komputer'/><author><name>bola</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08992114024237970905</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='18' src='http://bp3.blogger.com/_Hdn8Z-XvgOk/R7Os16nfn2I/AAAAAAAAAAk/Kp8YPog672U/S220/skuadsenior.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6976025335466392949.post-5737846540255171948</id><published>2008-11-27T17:29:00.000-08:00</published><updated>2008-11-27T17:31:29.913-08:00</updated><title type='text'>Mendukung Perangkat Lunak Sistem</title><content type='html'>Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia Sektor Teknologi Informasi dan Komunikasi Sub Sektor Jaringan Komputer dan Sistem Administrasi&lt;br /&gt;Mendukung Perangkat Lunak Sistem&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Mendukung Perangkat Lunak Sistem&lt;br /&gt;DESKRIPSI UNIT : Unit ini menjelaskan kemampuan yang diperlukan&lt;br /&gt;untuk mengoperasikan dan mendukung perangkat&lt;br /&gt;lunak sistem.&lt;br /&gt;ELEMEN KOMPETENSI&lt;br /&gt;KRITERIA UNJUK KERJA&lt;br /&gt;01 Merawat perangkat&lt;br /&gt;lunak sistem&lt;br /&gt;1.1 Efektifitas sistem dievaluasi terhadap&lt;br /&gt;persyaratan vendor dan persyaratan unjuk kerja&lt;br /&gt;organisasi untuk menentukan aktivitas&lt;br /&gt;perawatan yang harus dilakukan.&lt;br /&gt;1.2 Utilitas sistem, struktur file (berkas) dan disk&lt;br /&gt;(cakram), serta berkas-berkas dan laporan unjuk&lt;br /&gt;kerja digunakan untuk mengidentifikasi adanya&lt;br /&gt;periode puncak dan permasalahan unjuk kerja&lt;br /&gt;yang mungkin terjadi.&lt;br /&gt;1.3 Level data sistem dimonitor untuk menentukan&lt;br /&gt;apakah untuk kerja sistem konsisten terhadap&lt;br /&gt;standar yang telah ditentukan.&lt;br /&gt;1.4 Identifikasi masalah dilakukan menggunakan tool&lt;br /&gt;sistem yang tepat.&lt;br /&gt;1.5 Sistem dimonitor dan disetel ulang bila perlu&lt;br /&gt;untuk memperbaiki unjuk kerja.&lt;br /&gt;02 Memasang perangkat&lt;br /&gt;lunak dan mengelola&lt;br /&gt;berkas sistem&lt;br /&gt;2.1 Persyaratan sistem pengguna dievaluasi dan&lt;br /&gt;struktur berkas dan folder yang sesuai dimonitor.&lt;br /&gt;2.2 Tools administrasi dan sistem yang sesuai&lt;br /&gt;digunakan untuk membuat struktur berkas dan&lt;br /&gt;folder.&lt;br /&gt;2.3 Keamanan, akses dan berbagi pakai berkas&lt;br /&gt;sistem untuk memenuhi kebutuhan klien&lt;br /&gt;ditetapkan.&lt;br /&gt;2.4 Kebutuhan proteksi virus jaringan diidentifikasi&lt;br /&gt;sesuai prosedur organisasi.&lt;br /&gt;2.5 Berkas sistem diuji untuk menjamin akses yang&lt;br /&gt;tepat tersedia untuk kelompok pengguna.&lt;br /&gt;2.6 Konstruksi program sederhana diperiksa untuk&lt;br /&gt;dicocokkan dengan pedoman organisasi.&lt;br /&gt;Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia Sektor Teknologi Informasi dan Komunikasi Sub Sektor Jaringan Komputer dan Sistem Administrasi&lt;br /&gt;Mendukung Perangkat Lunak Sistem&lt;br /&gt;113&lt;br /&gt;ELEMEN KOMPETENSI&lt;br /&gt;KRITERIA UNJUK KERJA&lt;br /&gt;2.7 Berkas sistem yang dibuat berdasarkan standar&lt;br /&gt;organisasi didokumentasikan.&lt;br /&gt;03 Mengelola pemakaian&lt;br /&gt;sistem&lt;br /&gt;3.1 Akses kepada sistem diberikan kepada&lt;br /&gt;pengguna.&lt;br /&gt;3.2 Akses dan penggunaan sistem untuk pengguna&lt;br /&gt;dibuat tanpa kesalahan.&lt;br /&gt;3.3 Akses pada informasi dan sumber daya dibuat&lt;br /&gt;jelas dan nyata.&lt;br /&gt;3.4 Layanan sistem diintegrasikan dengan bantuan&lt;br /&gt;tool sistem.&lt;br /&gt;04 Memonitor keamanan&lt;br /&gt;sistem.&lt;br /&gt;4.1 Akses pengguna dimonitor sesuai dengan level&lt;br /&gt;akses pengguna.&lt;br /&gt;4.2 Persyaratan keamanan untuk pengguna dan&lt;br /&gt;data yang tersimpan pada jaringan ditinjau&lt;br /&gt;ulang.&lt;br /&gt;4.3 Resiko terhadap penyebaran data, proses&lt;br /&gt;pemulihan, dan pencegahannya ditentukan.&lt;br /&gt;4.4 Sistem yang menyediakan layanan back up dan&lt;br /&gt;restore dari gangguan kerusakan diterapkan.&lt;br /&gt;4.5 Prosedur pemulihan bencana didokumentasikan.&lt;br /&gt;05 Menjalankan back up&lt;br /&gt;sistem&lt;br /&gt;5.1 Sistem dipindai dari adanya virus dan virus yang&lt;br /&gt;terdeteksi dihapus.&lt;br /&gt;5.2 Back up sistem dilaksanakan berdasarkan&lt;br /&gt;kebutuhan sistem dan organisasi.&lt;br /&gt;5.3 Back up sistem dilaksanakan secara teratur dan&lt;br /&gt;berkala.&lt;br /&gt;5.4 Back up sistem dicatat sesuai persyaratan&lt;br /&gt;organisasi.&lt;br /&gt;06 Memulihkan (restore)&lt;br /&gt;sistem dari back up.&lt;br /&gt;6.1 Pemulihan sistem dilaksanakan sesuai pedoman&lt;br /&gt;organisasi.&lt;br /&gt;6.2 Sistem yang dipulihkan dioptimalisasi&lt;br /&gt;berdasarkan persyaratan organisasi.&lt;br /&gt;6.3 Sistem yang dipulihkan didokumentasikan&lt;br /&gt;sesuai dengan persyaratan organisasi.&lt;br /&gt;Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia Sektor Teknologi Informasi dan Komunikasi Sub Sektor Jaringan Komputer dan Sistem Administrasi&lt;br /&gt;Mendukung Perangkat Lunak Sistem&lt;br /&gt;114&lt;br /&gt;BATASAN VARIABEL&lt;br /&gt;1. Unit ini berlaku untuk seluruh sektor teknologi informasi dan komunikasi.&lt;br /&gt;2. Dalam melaksanakan unit kompetensi ini didukung dengan tersedianya:&lt;br /&gt;2.1 Sistem operasi, sistem komputer, dan sistem jaringan komputer.&lt;br /&gt;2.2 Basia data / DBMS.&lt;br /&gt;2.3 Standar dan prosedur organisasi.&lt;br /&gt;2.4 Perangkat keras, perangkat lunak dan file sistem.&lt;br /&gt;PANDUAN PENILAIAN&lt;br /&gt;1. Pengetahuan dan keterampilan penunjang&lt;br /&gt;Untuk mendemontrasikan kompetensi, memerlukan bukti keterampilan dan&lt;br /&gt;pengetahuan di bidang berikut ini :&lt;br /&gt;1.1 Pengetahuan dasar&lt;br /&gt;1.1.1 Pengetahuan mengenai produk produk vendor.&lt;br /&gt;1.1.2 Pengetahuan mengenai bisnis organisasi / perusahaan.&lt;br /&gt;1.1.3 Pengetahuan mengenai Quality Assurance.&lt;br /&gt;1.1.4 Pengetahuan mengenai sistem manajemen perubahan.&lt;br /&gt;1.2 Keterampilan dasar&lt;br /&gt;1.2.1 Keahlian menganalisis proses kerja yag rutin dan non rutin.&lt;br /&gt;1.2.2 Keahlian merencanakan proyek.&lt;br /&gt;1.2.3 Keahlian bekerja sama dengan tim.&lt;br /&gt;1.2.4 Keahlian menulis / membuat laporan.&lt;br /&gt;2. Konteks penilaian&lt;br /&gt;Kompetensi harus diujikan di tempat kerja atau di tempat lain secara praktek&lt;br /&gt;dengan kondisi kerja sesuai dengan keadaan normal.&lt;br /&gt;3. Aspek penting penilaian&lt;br /&gt;Aspek yang harus diperhatikan :&lt;br /&gt;3.1 Kemampuan untuk memelihara sistem perangkat lunak.&lt;br /&gt;3.2 Kemampuan untuk mengatur sistem file.&lt;br /&gt;3.3 Kemampuan untuk Mengatur pengguna sistem.&lt;br /&gt;3.4 Kemampuan untuk melakukan back up sistem.&lt;br /&gt;3.5 Kemampuan untuk melakukan restore sistem.&lt;br /&gt;4. Kaitan dengan unit-unit lainnya&lt;br /&gt;4.1 Unit ini didukung oleh pengetahuan dan keterampilan dalam unit&lt;br /&gt;kompetensi yang berkaitan dengan:&lt;br /&gt;4.1.1 Berkomunikasi dengan klien.&lt;br /&gt;4.1.2 Memasang dan mengkonfigurasi perangkat keras pada sistem&lt;br /&gt;jaringan.&lt;br /&gt;4.1.3 Memasang dan mengkonfigurasi perangkat lunak pada sistem&lt;br /&gt;jaringan.&lt;br /&gt;4.1.4 Memasang dan mengkonfigurasi sistem jaringan.&lt;br /&gt;4.1.5 Melakukan back up dan restore sistem.&lt;br /&gt;4.2 Pengembangan pelatihan untuk memenuhi persyaratan dalam unit ini&lt;br /&gt;perlu dilakukan dengan hati-hati. Untuk pelatihan pra-kejuruan umum,&lt;br /&gt;Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia Sektor Teknologi Informasi dan Komunikasi Sub Sektor Jaringan Komputer dan Sistem Administrasi&lt;br /&gt;Mendukung Perangkat Lunak Sistem&lt;br /&gt;115&lt;br /&gt;institusi harus menyediakan pelatihan yang mempertimbangkan&lt;br /&gt;serangkaian konteks industri seutuhnya tanpa bias terhadap sektor&lt;br /&gt;tertentu. Batasan variabel akan membantu dalam hal ini. Untuk sektor&lt;br /&gt;tertentu / khusus, pelatihan harus disesuaikan agar dapat memenuhi&lt;br /&gt;kebutuhan sektor tersebut.&lt;br /&gt;Kompetensi Kunci&lt;br /&gt;NO KOMPETENSI KUNCI DALAM UNIT INI TINGKAT&lt;br /&gt;1 Mengumpulkan, mengorganisir dan menganalisa informasi 3&lt;br /&gt;2 Mengkomunikasikan ide-ide dan informasi 2&lt;br /&gt;3 Merencanakan dan mengorganisir aktivitas-aktivitas 2&lt;br /&gt;4 Bekerja dengan orang lain dan kelompok 2&lt;br /&gt;5 Menggunakan ide-ide dan teknik matematika 2&lt;br /&gt;6 Memecahkan masalah 2&lt;br /&gt;7 Menggunakan teknologi 3&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6976025335466392949-5737846540255171948?l=halimputra.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://halimputra.blogspot.com/feeds/5737846540255171948/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6976025335466392949&amp;postID=5737846540255171948' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6976025335466392949/posts/default/5737846540255171948'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6976025335466392949/posts/default/5737846540255171948'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://halimputra.blogspot.com/2008/11/mendukung-perangkat-lunak-sistem.html' title='Mendukung Perangkat Lunak Sistem'/><author><name>bola</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08992114024237970905</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='18' src='http://bp3.blogger.com/_Hdn8Z-XvgOk/R7Os16nfn2I/AAAAAAAAAAk/Kp8YPog672U/S220/skuadsenior.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6976025335466392949.post-7741839076544912920</id><published>2008-11-08T19:44:00.000-08:00</published><updated>2008-11-08T19:50:21.617-08:00</updated><title type='text'>Wajan Bolik (memperjauh daya tangkap sinyal)</title><content type='html'>LATAR BELAKANG&lt;br /&gt;Untuk meningkatkan jarak jangkauan wireless LAN diperlukan antena eksternal dengan gain yang lebih tinggi dari antenna standard&lt;br /&gt;Antena eksternal High Gain harganya relative mahal &lt;br /&gt;Banyak barang-barang yang sering dijumpai dalam kehidupan sehari-hari yang dapat digunakan untuk membuat antenna High Gain dengan cara mudah dan biaya ringan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;DASAR HUKUM&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keputusan Mentri No.2 Tahun 2005 tentang penggunaan pita frekuensi 2400-2483.5MHz yang ditandatangani pada tanggal 5 januari 2005 aleh Mentri Perhubungan M. Hatta Rajasa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa hal yang penting dari Keputusan Mentri No.2 Tahun 2005 adalah Anda tidak memerlukan izin stasiun radio dari pemerintah untuk menjalankan peralatan internet pada frekuensi 2.4GHz, tetapi dibatasi dengan:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Maksimum daya pemancar ada 100mW (20dBm).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Effective Isotropic Radiated Power/ EIRP di antenna adalah 36dBm&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Semua peralatan yang digunakan harus di-approve/ disertifikasi oleh POSTEL&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;TUJUAN&lt;br /&gt;Sharing pengetahuan/ pengalaman dalam hal pembuatan homebrew antenna khususnya Antenna WajanBolic dan hal-hal seputar Wireless Network&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;RUANG LINGKUP&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam Workshop ini akan dibuat Antena WajanBolic dengan N Connector dan Pigtail&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;SEKILAS WIRELESS/ WiFi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;WiFi (Wireless Fidelity) adalah istilah generik untuk peralatan Wireless Lan atau WLAN. Biasa menggunakan keluarga standar IEEE 802.11. Oleh karena itu didukung banyak vendor.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;STANDAR PROTOKOL&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Peralatan wireless yang biasa digunakan adalah menggunakan standar IEEE 802.11x, dimana x adalah sub dari:&lt;br /&gt;IEEE 802.11IEEE 802.11aIEEE 802.11a 2X &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;IEEE 802.11b&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;IEEE 802.11b+&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;IEEE 802.11g &lt;br /&gt;2.4GHz5GHz5GHz &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2.4GHz&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2.4GHz&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2.4GHz &lt;br /&gt;2 Mbps54 Mbps108 Mbps &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;11 Mbps&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;22 Mbps&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;54 Mbps&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;DASAR HUKUM&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keputusan Mentri No.2 Tahun 2005 tentang penggunaan pita frekuensi 2400-2483.5MHz yang ditandatangani pada tanggal 5 januari 2005 aleh Mentri Perhubungan M. Hatta Rajasa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa hal yang penting dari Keputusan Mentri No.2 Tahun 2005 adalah Anda tidak memerlukan izin stasiun radio dari pemerintah untuk menjalankan peralatan internet pada frekuensi 2.4GHz, tetapi dibatasi dengan:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Maksimum daya pemancar ada 100mW (20dBm).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Effective Isotropic Radiated Power/ EIRP di antenna adalah 36dBm&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Semua peralatan yang digunakan harus di-approve/ disertifikasi oleh POSTEL&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ANTENA WAJANBOLIC&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kenapa disebut WajanBolic?&lt;br /&gt;Wajan : penggorengan, alat dapur buat masak &lt;br /&gt;Bolic : parabolic &lt;br /&gt;WajanBolic : Antena parabolic yg dibuat dari wajan &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena berasal dari wajan maka kesempurnaannya tidak sebanding dg antenna parabolic yg sesungguhnya. Dalam workshop akan dibuat Antena WajanBolic dengan N Connector dan Pigtail dengan pertimbangan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa kekurangan antenna WajanBolic : &lt;br /&gt;Karena berupa solid dish maka pengaruh angin cukup besar sehingga memerlukan mounting ke tower yang cukup kuat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ANTENA 2.4 GHz&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa Contoh Design Antena 2.4 GHz&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kebanyakan antenna homebrew wifi yg ada di internet : antenna yagi, antenna kaleng (tincan antenna), antenna biquad, antenna helix, antenna slotted waveguide. Komponen yg selalu ada dlm design antenna-antena tsb : N-type Connector &amp; pigtail&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Konektor : N-type Male, N-type Female, RP TNC Male, RP TNC Female, Pigtail&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ok..!! kita langsung saja ke pembuatan WajanBolic&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Persiapan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Peralatan dan bahan yang perlu di siapkan:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;BAHAN&lt;br /&gt;Wajan diameter 36″ (semakin besar diametr semakin bagus) &lt;br /&gt;PVC paralon tipis diameter 3″ 1 meter &lt;br /&gt;Doff 3″ (tutup PVC paralon) 2 buah &lt;br /&gt;Aluminium foil &lt;br /&gt;Baut + mur ukuran 12 atau 14 &lt;br /&gt;N Connector female &lt;br /&gt;kawat tembaga no.3 &lt;br /&gt;Double tape + lakban &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PERALATAN&lt;br /&gt;Penggaris &lt;br /&gt;Pisau/ Cutter &lt;br /&gt;Gergaji besi &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PERKIRAAN HARGA&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perkiraan harga yang dikeluarkan untuk membeli bahan WajanBolic adalah kurang dari Rp 100.000,-. Bandingkan jikan Anda harus membeli antenna Grid 24db, yang bikinan local saja mencapai Rp 500.000,- lebih dan yang import bisa mencapai Rp 1.000.000,- lebih. Atau membeli antenna grid local yang harga nya Rp 200.000,- sedangkan yang import bisa mencapai Rp 300.000 lebih.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;TAHAP PENGERJAAN&lt;br /&gt;Siapkan semua bahan dan peralatan yang dibutuhkan. &lt;br /&gt;Lubangi wajan tepat di tengah wajan tersebut seukuran baut 12 atau 14, cukup satu lubang saja. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudia, ukur diametr wajan, kedalaman wajan dan feeder/ titik focus. Untuk lebih jelas nya silahkan liat gambar di bawah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Contoh :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Parabolic dish dg D = 70 cm, d = 20 cm maka jarak titik focus dari center dish : F = D^2/(16*d) = 70^2 / (16*20) = 15.3 cm&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada titik focus tsb dipasang ujung feeder. Untuk mendapatkan gain maksimum.&lt;br /&gt;Potong PVC paralon sepanjang 30 cm, kemudian beri tanda untuk jarak feeder nya (daerah bebas aluminium foil). Untuk menentukan panjang feeder nya gunakan rumus di atas. &lt;br /&gt;Beri lubang pada bagian paralon untuk meletakkan N Connector, untuk itu gunakan rumus antenna kaleng. &lt;br /&gt;Potong kawat tembaga yang sudah disiapkan sesuai dengan ukuran yang didapatkan dari hasil kalkulasi website di atas. Dan solderkan pada N Connector yang telah di siapkan &lt;br /&gt;Selanjut nya, bungkus PVC paralon dengan dgn aluminium foil pada daerah selain feeder, klo aluminium foil yang ada tanpa perekat, maka untuk merekatkan nya bisa menggunakan double tape&lt;br /&gt;Lalu pasangkan N connector ke PVC Paralon yang telah dilubangi td&lt;br /&gt;Pada bagian doff (tutup PVC paralon) yang akan di pasang pada ujung dekat dengan N Connector harus di beri aluminium foil, sedangkan doff yang di pasang pada wajan tidak perlu di beri aluminium foil &lt;br /&gt;Dan pasangkan doff tersebut ke PVC paralon &lt;br /&gt;Kemudian, wajan yang telah di bolongi tadi dipasangkan dengan doff yang satu nya lagi, sebelum nya doff tersebut dilubangi sesuai dengan ukuran bautyang sudah di siapkan, dan kencangkan secukup nya. &lt;br /&gt;Kemudian tinggal pasangkan PVC paralon tadi ke wajan yang sudah di pasang doff. &lt;br /&gt;Dan Wajan bolic sudah siap untuk digunakan browsing, atau paling tidak untuk wardriving.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6976025335466392949-7741839076544912920?l=halimputra.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://halimputra.blogspot.com/feeds/7741839076544912920/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6976025335466392949&amp;postID=7741839076544912920' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6976025335466392949/posts/default/7741839076544912920'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6976025335466392949/posts/default/7741839076544912920'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://halimputra.blogspot.com/2008/11/wajan-bolik-memperjauh-daya-tangkap.html' title='Wajan Bolik (memperjauh daya tangkap sinyal)'/><author><name>bola</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08992114024237970905</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='18' src='http://bp3.blogger.com/_Hdn8Z-XvgOk/R7Os16nfn2I/AAAAAAAAAAk/Kp8YPog672U/S220/skuadsenior.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6976025335466392949.post-3118570205006442024</id><published>2008-10-27T05:04:00.000-07:00</published><updated>2008-10-27T05:08:31.384-07:00</updated><title type='text'>Serat optik</title><content type='html'>Serat optik adalah saluran transmisi yang terbuat dari kaca atau plastik yang digunakan untuk mentransmisikan sinyal cahaya dari suatu tempat ke tempat lain. Cahaya yang ada di dalam serat optik sulit keluar karena indeks bias dari kaca lebih besar daripada indeks bias dari udara. Sumber cahaya yang digunakan adalah laser karena laser mempunyai spektrum yang sangat sempit. Kecepatan transmisi serat optik sangat tinggi sehingga sangat bagus digunakan sebagai saluran komunikasi.&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_rVVyG_C9CEs/SP810u3U7CI/AAAAAAAAAHw/0Zi06UByxHc/s1600-h/150px-Fibreoptic.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://4.bp.blogspot.com/_rVVyG_C9CEs/SP810u3U7CI/AAAAAAAAAHw/0Zi06UByxHc/s320/150px-Fibreoptic.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5259982069841587234" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Serat optik umumnya digunakan dalam sistem telekomunikasi serta dalam pencahayaan, sensor, dan optik pencitraan.&lt;br /&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Serat optik terdiri dari 2 bagian, yaitu cladding dan core. Cladding adalah selubung dari core. Cladding mempunyai indek bias lebih rendah dari pada core akan memantulkan kembali cahaya yang mengarah keluar dari core kembali kedalam core lagi.&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_rVVyG_C9CEs/SP818EmYvII/AAAAAAAAAH4/DwLtttX8nGs/s1600-h/180px-Singlemode-optical-fibre.png"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://2.bp.blogspot.com/_rVVyG_C9CEs/SP818EmYvII/AAAAAAAAAH4/DwLtttX8nGs/s320/180px-Singlemode-optical-fibre.png" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5259982195935198338" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Efisiensi dari serat optik ditentukan oleh kemurnian dari bahan penyusun gelas. Semakin murni bahan gelas, semakin sedikit cahaya yang diserap oleh serat optik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pembagian Serat optik dapat dilihat dari 2 macam perbedaan :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Berdasarkan Mode yang dirambatkan :&lt;br /&gt;Single mode : serat optik dengan core yang sangat kecil, diameter mendekati panjang gelombang sehingga cahaya yang masuk ke dalamnya tidak terpantul-pantul ke dinding cladding.&lt;br /&gt;Multi mode : serat optik dengan diameter core yang agak besar yang membuat laser di dalamnya akan terpantul-pantul di dinding cladding yang dapat menyebabkan berkurangnya bandwidth dari serat optik jenis ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Berdasarkan indeks bias core :&lt;br /&gt;Step indeks : pada serat optik step indeks, core memiliki indeks bias yang homogen.&lt;br /&gt;Graded indeks : indeks bias core semakin mendekat ke arah cladding semakin kecil. Jadi pada graded indeks, pusat core memiliki nilai indeks bias yang paling besar. Serat graded indeks memungkinkan untuk membawa bandwidth yang lebih besar, karena pelebaran pulsa yang terjadi dapat diminimalkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagian-bagian serat optik jenis single mode&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Reliabilitas dari serat optik dapat ditentukan dengan satuan BER (Bit Error Rate). Salah satu ujung serat optik diberi masukan data tertentu dan ujung yang lain mengolah data itu. Dengan intensitas laser yang rendah dan dengan panjang serat mencapai beberapa km, maka akan menghasilkan kesalahan. Jumlah kesalahan persatuan waktu tersebut dinamakan BER. Dengan diketahuinya BER maka, Jumlah kesalahan pada serat optik yang sama dengan panjang yang berbeda dapat diperkirakan besarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;[sunting]&lt;br /&gt;Sejarah perkembangan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penggunaan cahaya sebagai pembawa informasi sebenarnya sudah banyak digunakan sejak zaman dahulu, baru sekitar tahun 1930-an para ilmuwan Jerman mengawali eksperimen untuk mentransmisikan cahaya melalui bahan yang bernama serat optik. Percobaan ini juga masih tergolong cukup primitif karena hasil yang dicapai tidak bisa langsung dimanfaatkan, namun harus melalui perkembangan dan penyempurnaan lebih lanjut lagi. Perkembangan selanjutnya adalah ketika para ilmuawan Inggris pada tahun 1958 mengusulkan prototipe serat optik yang sampai sekarang dipakai yaitu yang terdiri atas gelas inti yang dibungkus oleh gelas lainnya. Sekitar awal tahun 1960-an perubahan fantastis terjadi di Asia yaitu ketika para ilmuwan Jepang berhasil membuat jenis serat optik yang mampu mentransmisikan gambar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di lain pihak para ilmuwan selain mencoba untuk memandu cahaya melewati gelas (serat optik) namun juga mencoba untuk ”menjinakkan” cahaya. Kerja keras itupun berhasil ketika sekitar 1959 laser ditemukan. Laser beroperasi pada daerah frekuensi tampak sekitar 1014 Hertz-15 Hertz atau ratusan ribu kali frekuensi gelombang mikro.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada awalnya peralatan penghasil sinar laser masih serba besar dan merepotkan. Selain tidak efisien, ia baru dapat berfungsi pada suhu sangat rendah. Laser juga belum terpancar lurus. Pada kondisi cahaya sangat cerah pun, pancarannya gampang meliuk-liuk mengikuti kepadatan atmosfer. Waktu itu, sebuah pancaran laser dalam jarak 1 km, bisa tiba di tujuan akhir pada banyak titik dengan simpangan jarak hingga hitungan meter.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekitar tahun 60-an ditemukan serat optik yang kemurniannya sangat tinggi, kurang dari 1 bagian dalam sejuta. Dalam bahasa sehari-hari artinya serat yang sangat bening dan tidak menghantar listrik ini sedemikian murninya, sehingga konon, seandainya air laut itu semurni serat optik, dengan pencahayaan cukup kita dapat menonton lalu-lalangnya penghuni dasar Samudera Pasifik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seperti halnya laser, serat optik pun harus melalui tahap-tahap pengembangan awal. Sebagaimana medium transmisi cahaya, ia sangat tidak efisien. Hingga tahun 1968 atau berselang dua tahun setelah serat optik pertama kali diramalkan akan menjadi pemandu cahaya, tingkat atenuasi (kehilangan)-nya masih 20 dB/km. Melalui pengembangan dalam teknologi material, serat optik mengalami pemurnian, dehidran dan lain-lain. Secara perlahan tapi pasti atenuasinya mencapai tingkat di bawah 1 dB/km.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tahun 80-an, bendera lomba industri serat optik benar-benar sudah berkibar. Nama-nama besar di dunia pengembangan serat optik bermunculan. Charles K. Kao diakui dunia sebagai salah seorang perintis utama. Dari Jepang muncul Yasuharu Suematsu. Raksasa-raksasa elektronik macam ITT atau STL jelas punya banyak sekali peranan dalam mendalami riset-riset serat optik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Time Line Pengembangan Fiber Optik&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1917 Theory of stimulated emission Albert Einstein mengajukanm sebuah teori tentang emisi terangsang dimana jika ada atom dalam tingkatan energi tinggi 1954 "Maser" developed Charles Townes, James Gordon, dan Herbert Zeiger di Columbia University mengembangkankan "maser" yaitu microwave amplification by stimulated emission of radiation, dimana molekul dari gas amonia memperkuat dan menghasilkan gelombang. . Pekerjaan ini menghabiskan waktu tiga tahun sejak ide Townes pada tahun 1951 untuk mengambil manfaat dari osilasi frekuensi tinggi molekular untuk membangkitkan gelombang dengan penjang gelombang pendek pada gelombang radio. 1958 Pengenalan Konsep Laser Townes dan ahli fisika Arthur Schawlow mempublikasikan paper yang menunjukan bahwa maser dapat dibuat untuk dioperasikan pada daerah infra merah dan optik. .Paper ini menjelaskan tentang konsep laser (light amplification by stimulated emission of radiation)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1960 ditemukannya Continuously operating helium-neon gas laser Laboratorium Riset Bell dan Ali Javan serta koleganya William Bennett, Jr., dan Donald Herriott menemukan sebuah continuously operating helium-neon gas laser. 1960 Ditemukannya Operable laser Theodore Maiman, seorang fisikawan dan insinyur elektro di Hughes Research Laboratories, menemukan operable laser dengan menggunakan sebuah kristal batu rubi sintesis sebagai medium. 1961 Glass fiber demonstration Peneliti industri Elias Snitzer dan Will Hicks mendemontrasikan sinar laser yang diarahkan melalui serat gelas yang tipis. Inti serat gelas tersebut cukup kecil yang membuat cahaya hanya dapat melewati satu bagian saja tetapi banyak ilmuwan menyatakan bahwa serat tidak cocok untuk komunikasi karena rugi rugi cahaya yang terjadi karena melewati jarak yang sangat jauh. 1961 Penggunaan ruby laser untuk keperluan medis Penggunaan laser yang dihasilkan dari batu Rubi yang pertama, Charles Campbell of the Institute of Ophthalmology at Columbia- Presbyterian Medical Center dan Charles Koester of the American Optical Corporation menggunakan prototipe ruby laser photocoagulator untuk menghancurkan tumor pada retina pasien. 1962 Pengembangan Gallium arsenide laser Tiga group riset terkenal yaitu General Electric, IBM, dan MIT’s Lincoln Laboratory secara simultan mengembangkan gallium arsenide laser yang mengkonversikan energi listrk secara langsung ke dalam cahaya infra merah dan perkembangan selanjutnya digunakan untuk pengembangan CD dan DVD player serta penggunaan laser printer. 1963 Heterostructures Ahli fisika Herbert Kroemer mengajukan ide yaitu heterostructures, kombinasi dari lebih dari satu semikonduktor dalam layer-layer untuk mengurangi kebutuhan energi untuk laser dan membantu untuk dapat bekerja lebih efisien. Heterostructures ini nantinya akan digunakan pada telepon seluler dan peralatan elektronik lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1966 kertas Landmark pada optical fiber Charles Kao dan George Hockham yang melakukan penelitian di Standard Telecommunications Laboratories Inggris mempublikasikan landmark paper yang mendemontrasikan bahwa fiber optik dapat mentransmisikan sinar laser yang sangat sedikit rugi-ruginya jika gelas yang digunakan sangat murni. Dengan penemuan ini kemudian para peneliti lebih fokus pada bagaimana cara memurnikan bahan gelas. 1970 Fiber Optik yang memenuhi standar kemurnian. Ilmuwan Corning Glass Works yaitu Donald Keck, Peter Schultz, dan Robert Maurer melaporkan penemuan fiber optik yang memenuhi standar yang telah ditentukan oleh Kao dan Hockham. Gelas yang paling murni yang dibuat terdiri atas gabungan silika dalam tahap uap dan mampu mengurangi rugi-rugi cahaya kurang dari 20 decibels per kilometer. Pada 1972 tim ini menemukan gelas dengan rugi-rugi cahaya hanya 4 decibels per kilometer. Juga pada tahun 1970, Morton Panish dan Izuo Hayashi dari Bell Laboratories dengan tim Ioffe Physical Institute di Leningrad, mendemontrasikan semiconductor laser yang dapat dioperasikan pada temperatur ruang. Kedua penemuan tersebut merupakan terobosan dalam komersialisasi penggunaan fiber optik. 1973 Proses Chemical vapor deposition John MacChesney dan Paul O. Connor pada Bell Laboratories mengembangkan proses chemical vapor deposition process yang memanaskan uap kimia dan oksigen ke bentuk ultratransparent glass yang dapat diproduksi masal ke dalam fiber optik yang mempunyai rugi-rugi sangat kecil. 1975 Komersialisasi Pertama dari semiconductor laser Insinyur pada Laser Diode Labs mengembangkan semiconductor laser komersial pertama yang dapat dioperasikan pada suhu kamar. 1977 Perusahaan telepon menguji coba penggunaan fiber optic Perusahaan telepon memulai penggunaan fiber optik yang membawa lalu lintas telepon. GTE membuka jalur antara Long Beach dan Artesia, California, yang menggunakan transmisi light-emitting diode. Bell Labs mendirikan sambungan yang sama pada sistem telepon di Chicago dengan jarak 1,5 mil di bawah tanah yang menghubungkan 2 s switching station.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1980 Sambungan Fiber-optic telah ada di Kota kota besar di Amerika AT&amp;amp;T mengumumkan akan menginstal fiber-optic yang menghubungkan kota kota antara Boston dan Washington D.C. kemudian dua tahun kemudian MCI mengumumkan untuk melakukan hal yang sama. 1987 "Doped" fiber amplifiers David Payne di University of Southampton memperkenalkan fiber amplifiers yang dikotori oleh elemen erbium. optical amplifiers abru ini mampu menaikan sinyal cahaya tanpa harus mengkonversikan terlebih dahulu ke dalam energi listrik. 1988 Kabel Pertama Transatlantic Fiber-Optic Kabel Translantic yang pertama menggunakan fiber glass yang sangat transparan sehingga repeater hanya dibutuhkanb ketika sudah mencapai 40mil. 1991 Optical Amplifiers Emmanuel Desurvire di Bell Laboratories serta David Payne dan P. J. Mears dari University of Southampton mendemontrasikan optical amplifiers yang terintegrasi dengan kabel fiber optic tersebut. Keuntungannya adalah dapat membawa informasi 100 kali lebih cepat dari pada kabel electronic amplifier. 1996 optic fiber cable yang menggunakan optical amplifiers ditaruh di samudera pasifik TPC-5, sebuah optic fiber merupakan fiber optic pertama yang menggunakan optical amplifiers. Kabel ini melewati samudera pasifik mulai dari San Luis Obispo, California, ke Guam, Hawaii, dan Miyazaki, Japan, dan kembali ke Oregon coast dan mampu untuk menangani 320,000 panggilan telepon. 1997 Fiber Optic menghubungkan seluruh dunia Fiber Optic Link Around the Globe (FLAG) menjadi jaringan abel terpanjang di seluruh dunia yang menyediakan infrastruktur untuk generasi internet terbaru.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Generasi Perkembangan Serat Optik&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berdasarkan penggunaannya maka sistem komunikasi serat optik (SKSO) dibagi menjadi 4 tahap generasi yaitu :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Generasi pertama (mulai 1975) Sistem masih sederhana dan menjadi dasar bagi sistem generasi berikutnya, terdiri dari : alat encoding : mengubah input (misal suara) menjadi sinyal listrik transmitter : mengubah sinyal listrik menjadi sinyal gelombang, berupa LED dengan panjang gelombang 0,87 mm. serat silika : sebagai penghantar sinyal gelombang repeater : sebagai penguat gelombang yang melemah di perjalanan receiver : mengubah sinyal gelombang menjadi sinyal listrik, berupa fotodetektor alat decoding : mengubah sinyal listrik menjadi output (misal suara) Repeater bekerja melalui beberapa tahap, mula-mula ia mengubah sinyal gelombang yang sudah melemah menjadi sinyal listrik, kemudian diperkuat dan diubah kembali menjadi sinyal gelombang. Generasi pertama ini pada tahun 1978 dapat mencapai kapasitas transmisi sebesar 10 Gb.km/s.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2 Generasi kedua (mulai 1981)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk mengurangi efek dispersi, ukuran teras serat diperkecil agar menjadi tipe mode tunggal. Indeks bias kulit dibuat sedekat-dekatnya dengan indeks bias teras. Dengan sendirinya transmitter juga diganti dengan diode laser, panjang gelombang yang dipancarkannya 1,3 mm. Dengan modifikasi ini generasi kedua mampu mencapai kapasitas transmisi 100 Gb.km/s, 10 kali lipat lebih besar daripada generasi pertama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Generasi ketiga (mulai 1982)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terjadi penyempurnaan pembuatan serat silika dan pembuatan chip diode laser berpanjang gelombang 1,55 mm. Kemurnian bahan silika ditingkatkan sehingga transparansinya dapat dibuat untuk panjang gelombang sekitar 1,2 mm sampai 1,6 mm. Penyempurnaan ini meningkatkan kapasitas transmisi menjadi beberapa ratus Gb.km/s.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Generasi keempat (mulai 1984)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dimulainya riset dan pengembangan sistem koheren, modulasinya yang dipakai bukan modulasi intensitas melainkan modulasi frekuensi, sehingga sinyal yang sudah lemah intensitasnya masih dapat dideteksi. Maka jarak yang dapat ditempuh, juga kapasitas transmisinya, ikut membesar. Pada tahun 1984 kapasitasnya sudah dapat menyamai kapasitas sistem deteksi langsung. Sayang, generasi ini terhambat perkembangannya karena teknologi piranti sumber dan deteksi modulasi frekuensi masih jauh tertinggal. Tetapi tidak dapat disangkal bahwa sistem koheren ini punya potensi untuk maju pesat pada masa-masa yang akan datang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Generasi kelima (mulai 1989)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada generasi ini dikembangkan suatu penguat optik yang menggantikan fungsi repeater pada generasi-generasi sebelumnya. Sebuah penguat optik terdiri dari sebuah diode laser InGaAsP (panjang gelombang 1,48 mm) dan sejumlah serat optik dengan doping erbium (Er) di terasnya. Pada saat serat ini disinari diode lasernya, atom-atom erbium di dalamnya akan tereksitasi dan membuat inversi populasi*, sehingga bila ada sinyal lemah masuk penguat dan lewat di dalam serat, atom-atom itu akan serentak mengadakan deeksitasi yang disebut emisi terangsang (stimulated emission) Einstein. Akibatnya sinyal yang sudah melemah akan diperkuat kembali oleh emisi ini dan diteruskan keluar penguat. Keunggulan penguat optik ini terhadap repeater adalah tidak terjadinya gangguan terhadap perjalanan sinyal gelombang, sinyal gelombang tidak perlu diubah jadi listrik dulu dan seterusnya seperti yang terjadi pada repeater. Dengan adanya penguat optik ini kapasitas transmisi melonjak hebat sekali. Pada awal pengembangannya hanya dicapai 400 Gb.km/s, tetapi setahun kemudian kapasitas transmisi sudah menembus harga 50 ribu Gb.km/s.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6. Generasi keenam&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada tahun 1988 Linn F. Mollenauer memelopori sistem komunikasi soliton. Soliton adalah pulsa gelombang yang terdiri dari banyak komponen panjang gelombang. Komponen-komponennya memiliki panjang gelombang yang berbeda hanya sedikit, dan juga bervariasi dalam intensitasnya. Panjang soliton hanya 10-12 detik dan dapat dibagi menjadi beberapa komponen yang saling berdekatan, sehingga sinyal-sinyal yang berupa soliton merupakan informasi yang terdiri dari beberapa saluran sekaligus (wavelength division multiplexing). Eksperimen menunjukkan bahwa soliton minimal dapat membawa 5 saluran yang masing-masing membawa informasi dengan laju 5 Gb/s. Cacah saluran dapat dibuat menjadi dua kali lipat lebih banyak jika dibunakan multiplexing polarisasi, karena setiap saluran memiliki dua polarisasi yang berbeda. Kapasitas transmisi yang telah diuji mencapai 35 ribu Gb.km/s.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cara kerja sistem soliton ini adalah efek Kerr, yaitu sinar-sinar yang panjang gelombangnya sama akan merambat dengan laju yang berbeda di dalam suatu bahan jika intensitasnya melebihi suatu harga batas. Efek ini kemudian digunakan untuk menetralisir efek dispersi, sehingga soliton tidak akan melebar pada waktu sampai di receiver. Hal ini sangat menguntungkan karena tingkat kesalahan yang ditimbulkannya amat kecil bahkan dapat diabaikan. Tampak bahwa penggabungan ciri beberapa generasi teknologi serat optik akan mampu menghasilkan suatu sistem komunikasi yang mendekati ideal, yaitu yang memiliki kapasitas transmisi yang sebesar-besarnya dengan tingkat kesalahan yang sekecil-kecilnya yang jelas, dunia komunikasi abad 21 mendatang tidak dapat dihindari lagi akan dirajai oleh teknologi serat optik.&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6976025335466392949-3118570205006442024?l=halimputra.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://halimputra.blogspot.com/feeds/3118570205006442024/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6976025335466392949&amp;postID=3118570205006442024' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6976025335466392949/posts/default/3118570205006442024'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6976025335466392949/posts/default/3118570205006442024'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://halimputra.blogspot.com/2008/10/serat-optik.html' title='Serat optik'/><author><name>bola</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08992114024237970905</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='18' src='http://bp3.blogger.com/_Hdn8Z-XvgOk/R7Os16nfn2I/AAAAAAAAAAk/Kp8YPog672U/S220/skuadsenior.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_rVVyG_C9CEs/SP810u3U7CI/AAAAAAAAAHw/0Zi06UByxHc/s72-c/150px-Fibreoptic.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
